Mengenai Saya

Foto saya
I love beach... Berada di pantai membuat gw tenang dan bisa melupakan semua beban yang ada di hidup gw. Dan pastinya pantai selalu bikin kangen, pengen lagi, lagi, lagi, lagi, dan lagi ( balik ke pantai, pastinya! )

Senin, 16 Maret 2009

bbF

January 17th, 2009

Today is my friend’s birthday, Nana_Coe tee LanK ( aneh ya namanya? )
Yup, waktu kuliah dulu aku punya temen kumpul-kumpul, anggota awalnya 8 orang, 5 cewek-cewek cantik dan 3 cowok-cowok keren ( uhuk..uhuk... hey, anak Bonbin jangan ge-er ya...! ☺) and then karena satu dan lain hal yang terjadi di antara kami, akhirnya kami terpaksa memecat salah satu anggota kami ( ceile, dipecat? Udah kayak orang kerja aza.. ). Seperti yang udah kesebut di atas, nama genk kita Bonbin’s Family ( dari nama aza udah aneh, apalagi kalo ketemu orang-orangnya☺ ). Nama Bonbin sendiri diambil karena masing-masing kita punya julukan yang disesuaikan ( dipaksa sesuai, maksudnya! ) dengan karakter or kebiasaan masing-masing.
They are :
* Vika_ Sapi si Papi Bonbin ( wong Bali )
* Anny_Kecoa si Mami Bonbin ( wong Pontianak )
* Mera_Oelet ( wong Jakarta )
* Tamara_Meoonk ( wong Jakarta )
* Nana_Coe Tee Lank ( wong Bali )
* Beny_Marmoet ( wong Padang )
* Yudi_ThiCust ( wong Bali )
Aneh kan? Nama bagus-bagus malah ditambah yang aneh-aneh kayak gitu. But, biarpun jelek kedengerannya, kami asik-asik aza sih dengan sebutan-sebutan itu, yeah jadi lucu-lucuan aza. Dan mungkin tanpa kami sadari, justru hal itu bikin kami dekat satu sama lain. Yup, meskipun kami berasal dari daerah dan latar belakang agama yang berbeda-beda ( oya, lima agama yang diakui di negeri kita ada semua lho...! ), tapi kami tidak pernah menganggap yang lain lebih buruk dari diri kami. Dan, kami merasa seperti benar-benar ada di dalam satu keluarga bahagia ( meskipun hanya keluarga Bonbin, ha..ha.. ).
Sekarang, kita bertujuh udah pada mencar tinggalnya, Anny dan Beny sudah pulang ke kampung halamannya, aku sendiri juga udah balik ke Jakarta, bahkan akulah yang pertama balik ninggalin mereka, before graduate. Sedih sih, karena harus berpisah dengan mereka, tapi mau gimana? Keadaan memaksaku untuk kembali ke Jakarta. Meski baru setahun aku mengenal mereka, tapi aku bahagia dan aku bangga bisa menjadi bagian dari mereka. Mereka bukan hanya sahabat-sahabatku tapi mereka adalah belahan jiwaku, makanya meskipun kini kami terpisahkan dengan jarak, waktu, dan kesibukan masing-masing, aku selalu berharap supaya persahabatan kita tidak akan pernah berakhir. Meski hanya dengan sekedar memberi ucapan “ happy birthday “. Bagiku, itu adalah salah satu bentuk perhatian buat mereka.
My Friend, dimana pun kalian berada kini dan sesibuk apapun, aku berharap kita bisa tetap bersahabat selamanya. Apapun yang pernah terjadi diantara kita, aku percaya itu adalah hal terindah yang pernah kita miliki bersama, dan aku berharap kebersamaan yang pernah ada, akan selalu mengingatkan kita tentang masa-masa indah yang pernah kita lalui.
And, we know no body’s perfect in the world...
So, i hope kita bisa saling memaafkan segala kesalahan yang mungkin secara tidak sengaja hurt our heart.
Sorry guys, mungkin aku terlalu berlebihan, tapi aku hanya ingin mengungkapkan apa yang ada di hatiku, aku hanya menyayangkan jika persahabatan kita harus berhenti sampai disini hanya karena jarak, kesibukan atau mungkin karena ada hal yang menyakiti hati tapi tak bisa diungkapkan.
Wah... jadi curhat nih...
That is the relationship, tidak ada hubungan yang tanpa masalah di dunia ini, tapi justru dari masalah yang kita hadapi itu akan membuat kita semakin dewasa dan semakin terasah menghadapi hidup. Bahkan Tuhan pun tidak pernah menjanjikan jalan hidup yang selalu mulus. Begitu juga persahabatan, tidak selamanya kita selalu sependapat dan tidak selamanya kita bisa memaafkan kesalahan sahabat kita tapi kalo kita mau menoleh ke belakang dan melihat apa yang pernah kita lalui bersama kita pasti bisa belajar untuk memaafkannya. Tidak ada kesalahan yang tidak bisa dimaafkan.
I love you, friends......
By : ≈ Oelet ≈

1 komentar:

  1. "That is the relationship, tidak ada hubungan yang tanpa masalah di dunia ini, tapi justru dari masalah yang kita hadapi itu akan membuat kita semakin dewasa dan semakin terasah menghadapi hidup. Bahkan Tuhan pun tidak pernah menjanjikan jalan hidup yang selalu mulus. Begitu juga persahabatan, tidak selamanya kita selalu sependapat dan tidak selamanya kita bisa memaafkan kesalahan sahabat kita tapi kalo kita mau menoleh ke belakang dan melihat apa yang pernah kita lalui bersama kita pasti bisa belajar untuk memaafkannya. Tidak ada kesalahan yang tidak bisa dimaafkan." => KerRENn aBizz mEr... saking kerennya, sampe ter'enyuh' bacanya. BRAVO !!! ;P

    BalasHapus