January 21th, 2009
Bisa melalui hari kemarin dan menang adalah satu kebanggaan tersendiri bagiku, karena aku tahu betapa beratnya perjuangan yang harus kulalui, bukan hanya dengan airmata tapi juga dengan mengorbankan apa yang orang bilang harga diri dan belajar untuk merendahkan hati, meninggalkan statusku sebagai seorang kakak yang notabene lebih tua dari adiknya, dan mengekang segala kesal, amarah dan pembelaan diri.
Yup, yesterday me and my sister ribut besar. Sebenarnya, awalnya bukan aku yang bermasalah dengannya, but my mom. Then, sebagai kakak aku berusaha untuk mendamaikan mereka ( of course, tanpa memihak salah satu dari mereka ). Tapi, salahku aku melibatkan my daddy ( nun jauh disana ) untuk ikut menasihati my sister, supaya dia bisa lebih care sama mama, lebih konsentrasi untuk sekolahnya ( apalagi tahun ini adalah tahun terakhirnya di sekolah lanjutan tingkat pertama ). Finally, our daddy asked her to lived with him in Paris van Java. Tentu saja hal itu membuat adikku marah besar dan memojokkanku dengan bilang bahwa aku memang tidak menginginkannya tinggal bersama aku dan mama. Hhhh, I’m so sad, cause ternyata maksud baikku disalah-artikan. She said, “ Puas sudah bikin hidupku menderita?? “. It just one of some messages that she sent to me.
But, I’m sure bukan hanya aku yang pernah mengalami situasi yang terpojok seperti ini. Ingin aku membela diri dengan bilang “ Oke, kalo memang maksud baikku tidak bisa diterima, next time tidak usah melibatkanku dalam masalahmu! “ but, I’m not did it. Karena, aku yakin kalo aku lakukan itu, aku hanya akan semakin memperkeruh keadaan.
Akhirnya, aku mendatanginya dan memeluknya sambil berkata, “ Forgive me, please.. “. Jujur, awalnya berat bagiku, tapi aku tidak mau masalahku dengannya semakin parah, yeah meskipun aku harus menjatuhkan harga diriku di hadapan adikku, tapi aku lega karena dengan apa yang kulakukan akhirnya hubungan kami bisa baik kembali dan aku tahu aku sudah memenangkan peperangan ini.
Sometimes, untuk kita bisa menjadi pemenang dalam kehidupan, kita tidak hanya harus menggunakan O2 ( alias, Otak dan Otot ) kita, tapi juga dengan hati dan perasaan. Cause, tidak semua masalah bisa selesai dengan O2 tadi, ada beberapa hal yang membutuhkan kerendahan hati kita untuk mengalah, misalnya, meskipun kita tahu bahwa diri kita benar. Juga perasaan supaya kita pun bisa memahami dan menempatkan diri kita seandainya kita berada di posisi yang tidak nyaman dan dirugikan.
Mengenai Saya
- mEe
- I love beach... Berada di pantai membuat gw tenang dan bisa melupakan semua beban yang ada di hidup gw. Dan pastinya pantai selalu bikin kangen, pengen lagi, lagi, lagi, lagi, dan lagi ( balik ke pantai, pastinya! )
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar